HOME
ABOUT
INFORMASI PPDB
PROFILE
EMAIL
ALUMNI
GALLERY
MENU PEMBELAJARAN
CARRIER
EVENT
ARTICLE
DOWNLOAD

Informasi PPDB


DAFTAR UNIT :



IP Address : 54.82.81.154
Pengunjung : 374.700






Komentar Terbaru :




Newsflash :
SELAMAT DATANG PARA PESERTA OLIMPIADE SAINS TARAKANITA NASIONAL YG DISELENGGARAKAN DI SMA TARAKANITA 1 PULO RAYA, JAKARTA 8 - 10 NOVEMBER 2017             |             PROFICIAT KPD WILLIAM SETIAJI (SISWA SMP ST.CAROLUS SURABAYA) YG BERHASIL MEMPERTAHANKAN GELAR JUARA 1 OLIMPIADE FISIKA TINGKAT NASIONAL YG DISELENGGARAKAN OLEH UNIVERSITAS NEGERI MALANG             |             PROFICIAT KPD KEVIN NARENDRA DHIRESWARA (SISWA SMP STELLA DUCE 2) YG MEMPEROLEH JUARA 1 FLSSN CABANG GITAR SOLO TINGKAT NASIONAL             |             PUTRA-PUTRI PESERTA DIDIK JENJANG SMP : SELAMAT MENEMPUH UNBK 2017, SEMOGA SUKSES             |             PUTRA-PUTRI PESERTA DIDIK JENJANG SMA : SELAMAT MENEMPUH UNBK 2017, SEMOGA SUKSES             |             PROFICIAT KEPADA VENERINI RANUM CLASSY DEWI (SMA STELLA DUCE 2) & LIDWINA AYKE WINAHYU (SMA STELLA DUCE 1) YG MENDAPAT KESEMPATAN MENEMPUH PENDIDIKAN SELAMA 1 TAHUN DI HYOGO KEN HARIMA, JEPANG             |             PROFICIAT UTK KORPS PUTRI TARAKANITA YG MENJADI JUARA FAVORIT DAN JUARA III FRONT ENSEMBLE DLM GRAND PRIX MARCHING BAND (GPMB) 2016             |             SMA TARAKANITA GADING SERPONG TGR MERAIH JUARA 1 OLIMPIADE SOSIOLOGI TINGKAT NASIONAL YG DISELENGGARAKAN OLEH UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA             |             PROFICIAT UTK REYNARD ARDIAN SIMANJUNTAK (SMP STELLA DUCE 1,YK) YG MERAIH JUARA 1 TINGKAT NASIONAL DLM LOMBA INDONESIA ROBOTIK OLIMPIADE DI SURABAYA             |             PROFICIAT UTK SMP ST.CAROLUS SBY ATAS PRESTASI WILLIAM SETIADJI YG MERAIH 'JUARA II' & RAYMOND VALENTINO YG MERAIH 'JUARA I DAN BEST EXPERIMENT' DLM INDONESIA SCIENCE AND MATHEMATICS OLYMPIAD CHALLENGE 2016 TINGKAT NASIONAL

Artikel :



Memaknai Pekerjaan sebagai Panggilan Hidup


Selasa; 21 October 2014 [Agatha Gorenti Kismiyati, SMP TARAKANITA CITRA RAYA] - Artikel Umum

Memaknai Pekerjaan sebagai Panggilan Hidup
oleh: Agatha GK

Secara umum, dinamika manusia diawali pada pagi hari. Setiap pagi terlihat hiruk pikuk di mana-mana, baik di jalan, di pasar, di terminal, maupun di kantor-kantor bahkan di rumah. Manusia mengawali hari dengan bekerja, entah bekerja di rumah atau bekerja di tempat kerja lain (kantor, pasar, terminal, dan lain-lain). Semua orang berlomba-lomba untuk memenuhi kebutuhannya dengan bekerja. Dengan bekerja manusia bisa menghasilkan uang. Dengan uang, manusia dapat memenuhi kebutuhan hidup.

Jika ditilik lebih lanjut, pengertian bekerja menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah melakukan suatu pekerjaan. Pekerjaan adalah sesuatu yang dilakukan untuk mendapatkan nafkah. Bekerja dapat diartikan sebagai suatu kegiatan yang dapat menghasilkan sesuatu yang bisa dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Kebutuhan hidup manusia sebetulnya bukan hanya nafkah saja melainkan lebih kompleks. Kebutuhan hidup bisa dipisahkan menjadi kebutuhan hidup jasmani dan kebutuhan hidup rohani. Kedua kebutuhan ini sebenarnya merupakan dua mata uang yang tidak bisa dipisahkan.

Lebih jauh dapat dikatakan bahwa pekerjaan sesungguhnya bukan hanya sekedar mencari nafkah. Kalau pekerjaan hanya dimaknai dangkal seperti itu, maka yang terjadi adalah akan dominan keinginan untuk mencari keuntungan yang sebanyak-banyaknya sampai kebutuhan hidup terpenuhi. Padahal keinginan manusia itu tidak ada batasnya dan kebutuhan manusia akan semakin meningkat seiring dengan pendapatan yang diterima. Gaji lebih banyak akan memunculkan keinganan untuk memenuhi kebutuhan hidup lebih banyak lagi. Ini fenomena yang terjadi dewasa ini. Kurangnya refleksi dalam memaknai pekerjaan secara lebih dalam lagi.

Pekerjaan sesungguhnya merupakan suatu panggilan hidup. Tuhan sendiri yang memanggil kita dalam pekerjaan yang sudah kita geluti selama ini. Maka secara ideal kita bisa menjalankan pekerjaan dengan sebaik-baiknya. Pekerjaan sebagai panggilan adalah pekerjaan yang bisa berguna bagi orang lain bukan merugikan orang lain. Dengan kata lain pekerjaan yang dimaknai sebagai panggilan adalah pekerjaan yang bisa memberikan kontribusi bagi keselamatan manusia dan membahagiakan manusia lain. Hasil pekerjaan kita bisa berimbas pada pemenuhan kebutuhan orang lain pula bukan hanya melulu untuk kepentingan diri sendiri.

Jika manusia bisa bekerja, menekuni pekerjaannya dengan suka cita, dengan penuh kesadaran bahwa sebetulnya Tuhan sendiri yang memanggil manusia dalam setiap pekerjaannya maka yang akan tercipta adalah kedamaian di tempaty kerja. Di tempat kerja tidak ada lagi rasa iri hati antara satu dengan yang lain. Di tempat kerja tidak terlihat lagi ambisi segelintir orang untuk menduduki jabatan tertentu yang lebih menguntungkan. Kadang secara tidak sadar, ambisi yang tidak beraturan di tempat kerja bisa membuat manusia lupa diri, selalu mencari popularitas dengan berbagai cara, bahkan tega menusuk pimpinan atau teman dari belakang agar yang terlihat baik pekerjaan diri sendiri saja.

Orang yang menghayati pekerjaannya sebagai panggilan hidup akan terus menekuni bidang pekerjaannnya sampai akhir hayatnya. Jadi bukan hanya sekedar karir semata. Pada dasarnya kebutuhan hidup yang bermakna adalah kebutuhan hidup spiritual yang menggairahkan kita dalam bekerja. Inilah yang menjadi semangat dalam menekuni pekerjaan. Menekuni pekerjaan dengan penuh semangat, menghayatinya sebagai suatu panggilan, maka kualitas hidup manusia pun lambat laun akan mengalami peningkatan. Jika itu bisa dijalankan dengan konsisten dan berkelanjutan bukan tidak mungkin setiap manusia bisa menjawab panggilan dalam pekerjaan dengan total sehingga pada akhirnya kebutuhan hidup jasmani dan rohani manusia bisa terpenuhi tanpa mengabaikan kebutuhan dan kepentingan sesama serta bisa membahagianan manusia lainnya.







Komentar - komentar untuk artikel ini :
Belum ada komentar pada artikel ini..


Silahkan isi komentar pada form di bawah ini.
Nama :
Alamat Email :
Komentar :

Tuliskan Kode berikut :



Artikel Lainnya :